Deodoran atau Anti Perspirant, Itu Wajib, PAHAM??!!
Percaya nggak percaya, wangi itu salah satu komponen yang penting banget kalau mau bikin diri kita jadi menarik. Kenapa? Ya coba bayangin aja, kita udah dandan cakep maksimal, eh ternyata badan kita nggak wangi. Jangan sampai, ya! Tapi… bau badan ini sebenarnya normal, nggak sih?
Jawabannya adalah normal. Karena waktu kita berkeringat, ada aktivitas bakteri yang memiliki kontak dengan kelenjar keringat dan memproduksi senyawa yang bernama trans-3-methyl-2-hexenoic acid.
Eits, tapi tunggu dulu~ Ada teknologi yang dinamakan deodorant dan anti-perspirant! Gimana ya cara kerja dua benda ini?
Bedanya deodoran dan anti-perspirant
Ada bedanya dikit, nih. Kalau deodoran, dia mengandung senyawa triclosan yang membunuh bakteri-bakteri penyebab bau badan. Tapi, anti-perspirant lain lagi caranya: dia mengandung senyawa berbasis aluminium, seperti aluminium klorohidrat, untuk bereaksi dengan air pada kelenjar keringat dan menutup jalur keluar keringatnya. Hahh, kok bisa ya?
Bagaimana triclosan bekerja
Triclosan bekerja dengan cara menyerang membran pelindung bakteri penyebab bau badan. Setelah menargetkan membran pelindung, triclosan akan menargetkan organel lainnya untuk mencegah aktivitas bakteri tersebut dan mencegah munculnya bau badan.
Bagaimana aluminium klorohidrat bekerja
Sementara, kalau aluminium klorohidrat, setelah diaplikasikan ke kulit, dia akan bereaksi dengan cairan dari kelenjar dan membentuk suatu padatan. Padatan inilah yang nantinya menghalangi jalur keluarnya cairan lainnya.
Referensi
- https://ec.europa.eu/health/scientific_committees/opinions_layman/triclosan/en/l-2/5-risk-resistance.htm#0
- https://www.compoundchem.com/2015/09/21/deodorants-antiperspirants/
- https://www.chemservice.com/news/which-chemicals-make-deodorants-and-antiperspirants-work/
- https://www.chemistryviews.org/details/ezine/11012500/The_Chemistry_of_Deodorants/
- https://www.sciencedirect.com/topics/pharmacology-toxicology-and-pharmaceutical-science/triclosan